Pada suatu malam, seorang gadis kecil berumur 4 tahun lebih, panggil saja Ia Nisa, heran dengan ayahnya yang duduk di depan TV. Wajah kecilnya merengut bingung menatap televisi, berusaha keras mencerna apa yang dibicarakan sang tokoh cerita, Si koboi. Sang ayah menangkap ekspresi anak gadisnya, ia pun mengajak Nisa duduk disampingnya, ” Knapa Nisa mukanya merengut2 begitu? ” . ” Ayaah, dia bilang apa sih? ” tanya Nisa sambil menunjuk sang koboi di tv. Ayahnya tertawa, pantas Nisa merengut, dia tidak mengerti, karena sedari tadi sang koboi berbicara dalam bahasa inggris, walau ada teksnya tapi Nisa belum bisa baca, ” itu yang di bawah tulisan apa? banyak banget “, teks itu malah bikin dia tambah bingung.. Sang ayah merangkul Nisa mendekat, ia menjelaskan dengan sabar setiap ucapan yang dikatakan Si Koboi, setiap kata yang ditanyakan Nisa, ” Tadi Koboi bilang apa? “, ” Koboinya bilang dia mau pergi “, ” Ko ayah tau? “, ” Tadi Koboinya bilang ‘i want to go’.. i itu artinya aku, want to itu artinya mau.. go itu artinya pergi.. “, ” Ooo ” Nisa hanya mengangguk-ngangguk sok mengerti. Tak lama dia bertanya lagi dan lagi dan lagi, malah terkadang sok menebak, tebakan yang selalu diikuti tawa ayahnya, … karena walau muka Nisa menyengir yakin, tapi tebakan Nisa selalu salah. Cerita koboi itu kesayangan ayahnya, namun sejak malam itu, jadwal khusus nonton tv ayah terganggu. Di malam-malam berikutnya, Nisa senang jika menonton acara bahasa inggris dengan ayahnya, bertanya setiap kata yang mengganggu perhatiannya, kata-kata aneh yang belum dikenalnya. Ayahnya dengan sabar diganggu, menjawab setiap pertanyaan, menjelaskan sesimple mungkin, terkadang mengulang dari awal cerita, tahu bahwa dengan waktu yang sedikit ini, anaknya mendapat segudang ilmu. Tak hanya di depan tv, saat jalan-jalan naik mobil, Nisa menunjuk kata dan bertanya artinya apa, Nisa menunjuk suatu benda dan bertanya apa bahasa inggrisnya. Saat sedang makan bakso, di depan warung bakso ada bioskop, Nisa bertanya apa judul filmnya, sang Ayah pun seperti biasa.. menjawab dengan penjelasan sederhana. Nisa menggangguk-ngangguk. Terkadang ayahnya mengajaknya mengobrol dengan bahasa inggris sederhana, Nisa menjawab singkat-singkat dengan cadelnya, kadang benar kadang salah, ayahnya hanya tersenyum, mengoreksinya dengan lembut, Nisa malu, ia berucap dalam hatinya, suatu hari nanti ia ingin pergi ke tempat dimana bahasa ini berasal.. dan membawa ayahnya turut serta kesana. Beberapa tahun berlalu, Nisa sekarang siswi SMA, saat ia menonton film bahasa inggris tidak lagi selalu ditemani ayahnya, tidak bertanya lagi apa arti per kata, karena setiap ada kata baru yang ditemuinya, ia tidak kuat menahan penasaran, segera kebet kamus, mencari jawabannya. Sang ayah kini tidak dapat menjawab banyak pertanyaan Nisa, karena Nisa sering bertanya kata-kata yang belum dikuasainya. Bahkan Ayahnya yang mulai gantian bertanya, kata-kata yang sulit, frase-frase yang membingungkan. Nisa menjawab dengan santunnya. Saat tes TOEFL diadakan, ia mendapat score 483, skor paling tinggi diantara murid lain di kelasnya. Padahal Nisa tidak pernah diizinkan oleh ayahnya mengikuti les tambahan diluar sekolah, entah itu les pelajaran umum atau bahasa inggris. Sejak saat itu, ia disayang guru bahasa inggrisnya :). Nisa sekarang mahasiswi di Kampus ternama, fakultasnya mengadakan pameran, terdengar kabar bahwa seorang professor dari Jerman hadir di tengah-tengah mereka. Nisa berjaga di stand laboratorium bersama beberapa senior dan teman lainnya, ternyata professor tersebut menghampiri stand lab Nisa. Sang professor bertanya panjang lebar dalam bhs inggris. Tak ada yang berani menjawab pertanyaan Beliau, hingga Nisa sadar harus ada yang menjawabnya segera, lalu ia dengan sedikit gugup dan nekat membuka suara. beberapa detik awal Nisa deg-degan dan terbata-bata, gugup menguasainya. namun, tak lama percakapan terasa mengalir, sang Professor mengangguk mengerti ‘i see.. i see..’ kadang tersenyum dan tertawa. Nisa pun merasa lega saat Professor menjabat tangannya, ‘Thank you very much for the answer, Nisa..’, You’re welcome. Sedetik kemudian Nisa teringat ayahnya… Ditekannya beberapa nomor di hp nya, tak berapa lama suara ayahnya terdengar, Nisa bercerita pengalaman pertamanya tadi dengan orang asing asli, professor pula. Ayahnya bernada bahagia dan bangga, tak hentinya memuji Nisa. Kemudian sang ayah dengan isengnya bercanda, mengajak Nisa mengobrol dalam bhs inggris, Nisa senyum-senyum mendengarkan, menjawab, kemudian dengan hati-hati berkata bahwa ayahnya salah menggunakan beberapa kata, ayahnya hanya tertawa malu sambil berkata ah, sorry..sorry Nisa, my mistake . Tapi.., hati Nisa berkata sebaliknya, ‘Tidak yah, Ayah sama sekali tidak salah.. Nisa dapat berkata-kata seperti ini tidak lain hanya karena Ayah..’. dan tetes hangat itu mengalir di pipinya...
Kemaren siang, saat mencari makan siang dekat kantor saya.. sekitar jarak 300 meter dari tempat saya berjalan, pandangan mata saya tertuju pada sosok kecil yang bergerak perlahan dan seperti tidak tentu arah.
Makin dekat, saya makin yakin bahwa sosok dekil kecil itu adalah seekor anak kucing, maximal umurnya baru 1 bulanan. Kaki belakang kiri nya nampak berat sekali, karena ia hanya menyeretnya, bukan melangkah. Bahkan tulang rusuknya seperti terlihat mencuat dari balik kulit yang ditutupi bulu2 nya yang dekil, kotor, menggimbal, ia memang teramat sangat kurus.
Saya cubit ia di bagian tengkuknya, dan sekarang saya mengerti mengapa ia berjalan oleng dan selalu menambrak trotoar dan ban mobil.. karena kedua matanya tertutup kotoran mata yang sangat tebal dan sudah mengering.
Warung tempat saya singgah berada di bawah rel kereta jurusan Kota-Bogor, karena saat bulan puasa skrng ini, tidak bnyk pilihan makanan yg tersedia. Saya letakan BARREL, demikian saya sekarang memanggil anak kucing yang ternyata berwarna kekuningan itu, di lantai warung tsb. Saya carikan ikan mateng untuk Barrel, ia pun merayap dan mengendus-endus ikan tsb, tanpa langsung memakannya. Barrel menderita dehidrasi sangat tinggi, entah sudah berapa lama dia merayap berjalan dengan kaki belakang yang seperti terluka dalam tsb shg hrs menyeret kaki belakangnya, tanpa bisa melihat dengan jelas karena matanya tertutup kotoran tebal dan mengering, dan teriknya matahari saat itu, mungkin terlalu terik untuk ukuran seekor anak kucing muda yang sangat kurus krn kekurangan makan dan minum tsb.
Seperti sangat kelelahan tidak ada tenaga, Barrel hanya tergeletak lungkai di dekat kaki saya, bahkan ikan segelondongan itu tidak nampak terkoyak oleh nya.
Setelah telp dan SMS teman2 pemerhati kucing lain, sayang ketika dadakan sprti ini, memang sulit untuk langsung mendapat bantuan untuk Barrel. Warung tsb pun tidak bisa dititipi Barrel sampai sore, krn mrk akan tutup pukul 2an siang itu.
Saya putuskan untuk membawa Barrel ke parkiran motor kntr saya, sampai saya bisa pikirkan hal lain untuk nya. Seharusnya saya pergi meeting dengan relasi bisnis siang itu, dan sore nya saya harus check up ke dokter kandungan diusia kehamilan saya yang sudah masuk usia bulan ke-8 ini. Saya letakan Barrel di sudutan dan terasa aman di area parkiran motor, Saya naik ke lantai atas, beres-beres bergegas untuk pergi lagi. Saya bawa kaos yang memang biasa saya simpan dikntr untuk salin, dan juga 1 kantong plastik agak besar, dan bergegas keluar kntr lagi, dengan alasan pergi meeting dengan relasi.
Saya cari Barrel di area parkiran motor ditempat saya meletakkan ia sebelumnya. Barrel masih berada disitu, terlungkai di lantai semen parkiran motor. Saya bungkus dengan kaos, dan meletakannya di dalam kantong plastik. kami keluar mencari taxi, dan setelah 15 menit menunggu, kami pun mendapatkan taxi tsb yang akan mengantar kami ke dokter hewan terdekat dari kntr saya yang terletak di daerah proklamasi, dan atas usulan salah seorang pemerhati, menyarankan saya untuk membawa Barrel ke Vetenary di tebet, karena paling dekat dari kntr saya.
Setelah 30 menitan, kami sampai di Vetenary di tebet tsb, Drh.Silvi menyambut kami, membuka selimut kaos yang awalnya berwana kuning dan skrng sdh dekil dan kotor sekali kehitaman, sama dekilnya dengan Barrel. Drh.Silvi memberikan madu kpd Barrel, ia pun menjilati perlahan. Kemudian Drh.Tati membersihkan Barrel dengan tissue basah dan kapas, paling sulit pada bagian mata karena sudah mengering. Perlahan terlihat kembali ke-2 mata Barrel yang lugu, lucu, tidak berdosa.. dan seluruh badanya juga dibersihkan. Setelah itu Barrel diberi makan tuna kalengan kecil, ia mengendus-endus, dan melahap, masih perlahan..
Drh.Silvi memberi infus, ketika jarum menghampiri tengkuk Barrel yang ringkih, ia tidak bergeming, serasa tidak merasakan sakit sama sekali.. entah karena terlalu lelah, atau krn tidak ada daging sama sekali yang terasa tertusuk jarum.. Barrel memang sangat teramat kurus...
Setelah Barrel nampak mulai beristirahat setelah mendapat infus dalam kandang nya, saya pamit untuk kembali ke kantor, dalam taxi perjalanan pulang, baru terasa lapar menghampiri saya.. karena blm sempat makan siang tadi. Saya pun menghubungi relasi bisnis saya, untuk membatalkan meeting kami siang itu, yang seharusnya sudah terjadi sekitar 1 jam lalu..
Malam tadi hujan turun deras sekali di daerah tebet.. saya teringat Barrel yang mungkin akan kehujanan, kedinginan, kelaparan, sendirian, di dalam gelapnya dunia Barrel...
Sekarang mungkin Barrel sedang bobo siang, setelah melahap makanan tuna kalengan lagi dalam kandang nya yang bersih beralaskan selimut hangat ditempat Drh.Silvi, atau juga sudah menjilati habis susu hangat yang di sediakan untuk nya..
Terima kasih untuk perhatian dan kesediaannya membaca cerita Barrel ini.
--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Duh, saya nangis waktu baca artikel ini, ngebayangin gimana kalau si Barrel diatas itu salah satu anak kucingku. hua.. sedih bgt pasti. Berbuat baik pada binatang, kalau kata ayah saya itu termasuk amal pada alam.. dan insya Allah binatang itu akan bersaksi akan kita di akhirat nanti.. jadi, jangan jahat2 ya sama binatang, ... mereka kan makhluk Allah juga, kesulitan mereka ujian kita juga. Wong di luar negeri banyak bgt animal life saver, jangankan binatang jinak, binatang buas pun ditolongin.... minimal kalau lihat kucing terlantar jangan dijahatin, jangan disiram air panas jangan ditendang.. taruh aja ditempat yg lebih aman atau di tempat yang lebih adem... Kalau udah melihara binatang, tanggung jawab.. kalau dia mati.. ya kita dosa.. karena hidup dia bergantung sama kita doangan..ya gak? ya gak? kalau di kepanitian atau organisasi tanggung jawabnya udah bagus banget.. knapa ngga kta tanggung jawab juga pas ngerawat makhluk hidup yang spenuhnya bergantung sama kita, y gak? *buat saya juga nih ayo animal lover... semangat !! Oia.. btw, saya lagi nyari nama buat 5 ekor nak kucing saya.. ada yang punya usul? (utk sementara, kita ga tau jenis kelaminnya apa..)
Assalamualaykum.. Syarach memohon maaf atas segala salah dan dosa, khilaf dan alpa.. Karena mungkin lisanku pernah membicarakan keburukanmu, sikap dan perilakuku pernah menyakiti perasaanmu, tulisan dan canda yang tak pada tempatnya.. lebih-lebih lagi kalau syarach salah tapi gak sadar :( .... mohon dimaafkan.. maafin ya.. :) Semoga Allah menerima ibadah puasaku dan puasamu.. Semoga kita dapat bertemu dengan Ramadhan di tahun depan, aamiin ya Rabbal alamin.. Bagi yang pulang kampung.. hati-hati di perjalanan.. semoga dapat bertemu dengan seluruh keluarga dengan sehat wal'afiat, dan dapat kembali dengan selamat ke tempat perantauan masing-masing :D. Bagi yang ga pulang kampung.. manfaatkan biaya dan waktu yang tak terbuang di perjalanan dengan sebaiknya.. semoga dapat menjadi Idul fitri yang berkah ya.... Selamat Idul Fitri 1429 H..
1. Tulisan harus berjudul Mencari Sahabat Lama 2. Tuliskan 7 sahabat yang sedang kita cari. 3. Sertakan identitas sahabat yang sedang dicari itu (Seperti asal Daerah, Sekolah, dll) 4. Tuliskan 7 MP-ers yang harus membuat postingan seperti ini. 5. Selain itu, untuk 7 MP-ers pengintip pertama juga berkewajiban untuk membuat postingan serupa. 6. Tuliskan aturan ini di awal tulisan. 7. Harus dikerjakan dalam waktu maksimal 7x24 jam sejak dibaca postingan ini! Bismillahirrahmanirrahim.. Entah drmana teman saya dapet inspirasi ngasih PR ini ke saya. Tapi PR tetap PR. tapi maaf y, sy baru bisa ngerjain lebih dari 7x24 jam.. karena 1 dan lain hal :). Paling pertama, teman yang belum pernah saya temuin sebelumnya. Cut Siska.. walau cuma sepenggal-sepenggal cerita yang saya tahu tentang mba, tapi semua penggal yang terangkum mencerminkan betapa shalehah, penyayang dan istimewanya mba. Mba yang selalu tulus ngasih sayangnya, selalu percaya akan syarach, saat syarach sendiri engga. yang selalu blg 'kangen banget' dengan huruf 'e' yang berulang.. satu-satunya yang mandang syarach berbeda dengan siapapun di dunia ini yang pernah kenal syarach, dan pandangan itu pandangan yang paling indah, tulus dan penuh sayang.. ah,gak ada yg bs ngerti mba gmn deketnya kita... kangennya syarach bakal terus membuncah, tapi kangennya syarach cuma bisa dilampiaskan lewat doa.. Mungkin Allah lebih kangen sama mba, pengen cepet-cepet ketemu sama mba. Waktu baru aja keinginan syarach terucap untuk pengeen banget suatu hari nanti ke Medan atau Aceh sana buat ketemu mba, kabar itu tak lama datang. Bahwa Allah belum mengizinkan.. Tapi mba, Semoga pertemuan kita pertama kalinya nanti jadi pertemuan terindah, tidak di bumi Allah, tapi di syurga nanti. Aamiin. :) :) Kedua,ketiga dan keempat temen-temen Pengadegan Barat Tiga. ini bukan genk, bukan komunitas, bukan sekumpulan anak ingusan yang pingin eksis. Kita cuma temen sepermainan. Dulu wktu SD-SMP,saya tinggal ngontrak di Jl.Pengadegan Barat Tiga. Di belakang rumah kita ada lapangan tanah lebar, tanah pekuburan kecil, 2 pohon rambutan gede, satu lapangan badminton bikinan warga yang semennya udah pecah2 sama 1 tempat bekas bengkel. Pulang sekolah, kita pasti main di belakang rumah, gak peduli panas gak peduli hujan, ga peduli bulan biasa atau puasa. Tiap minggu pagi, naik sepeda keliling komplek DPR (depan STEKPI), dan selalu dikejar2 anjing. Bareng mereka saya belajar manjat pohon, kebal jatuh dari sepeda, lari sprint dikejar anjing, bakar singkong malam-malam, mandi hujan, main bola gebok, kasti, main tak kadal, galaksin, banyak dah. kalau saya ceritain semua juga gak ada yang ngerti gimana serunya, ada juga saya yang dari tadi nyegir2 sendiri ngebayangin jaman dulu, priceless. Karena kita satu kesatuan,saya gak cuma mau nyebutin satu orang aja.. karena saya mau ketemu lagi sama mereka semua. Noto,Adit,mba Yayu. btw,dulu saya yg paling kecil umurnya. Oia,dan temen2 lain yang melengkapi... Maya,Rina,Fida,Udin,Lusi,Woro,Coki,dll.. kangen banget saya. Kelima, Mia. dia anak baru waktu SD, jadi temen2 lain di kelas byk yg ga nemenin, pada ga suka, katanya jutek orangnya, pdhal anaknya baik banget dan banyak yg lebih jutek dari dia. Jadi, saya mungkin satu-satunya temen dia yg 'tinggal', yang lain come and go lah.. kalau udah punya genk sendiri ditinggal temen lain. (dulu, temen kelas cewek SD saya jahat2, lagaknya nge-genk semua, yang diluar genk, ditindas. haha, masih ingusan pdhl,enek saya). Jadi, dulu waktu SD (YASPORBI 1 Pancoran) kita berdua ga suka ama geng, kita adalah anak tersisih. Dulu kita sedih banget,suka duka selalu berdua bersama.. tapi kalau diinget sekarang jadi keren yak... just me and Mia.. conquer the world !!! yeah.... Keenam, Teta temen di SMP 115,Tebet. lama banget gak ketemu teta.. dan temen SMP lainnya, kalau udah curhat, dramatis banget.. hehe. Bareng teta cs, walau rumah saya di Kelapa Dua, tapi saya bisa main sampai daerah Kuningan, daerah Kemang, Menteng... beuh. jauh2 bgt dari rumah mainnya syar. he eh, tapi yang saya kangen bukan sesi mainnya, sesi curhatnya itu.. oia..dan sesi diomelin mama saya kalau pulang-pulang lewat maghrib sampe rumah (tapi kan belum lewat isya). telat pulang abis main sama mereka, huehe (bandel kamu syar...) Ketujuh Any.. ni orang.. rencana ketemuan ma die kagak jadi-jadi dah.. padahal di jakarta juga,susah banget kayaknya. janjinya mau main ke bandung.. ditungguin 4 tahun gak nyampe2 dia ke Bandung.. .Pertama kali kenal waktu SMA di SMUN 28 Pasar Minggu, orangnya pendiem.. gak nyangka bakal bisa temenan ampe sekarang (karena pendiemnya itu). Yah, ga usah dibilang lagi, selain sahabat-sahabat diatas... masih banyak bgt sahabat yang saya pengen ketemu. Semoga disebut atau engga, bisa ketemu juga nanti, di waktu yang terbaik... aamin. Dulu aku kenal teman. karena mereka datang.. mengulurkan tangan menyebut nama. 'Kenalkan, saya teman..' tapi tak lama mereka disini. sejenak kemudian pergi.. saat itulah, aku mengenal sedih. kalian pergi, krn sesuatu yang lebih penting terjadi... lebih penting drpd 'selalu ada disisi' Tak mengapa tak ada yang harus tinggal selamanya karena tak ada fana kau boleh pergi, boleh kau lari.. tapi yang kau beri akan kusimpan. kita hanya akan bersilangan tak abadi bersisian hanya akan menyentuh tak mungkin menggenggam kemudian tak lepas. Karena ada Dia yang Maha Memiliki kau akan baik-baik bersamaNya.. tak terzalimi walau sebesar zarrah.. Nanti kita bertemu lagi ya teman,, saat wajahmu nampak berseri-seri.. :) 7 orang yang harus ngepost : Wielda (candlellight), Wawan (exadjmib), Toviq, rizkiana85, haya (berry89), nia (rizqianie), doyankecap. harus ada alasannya ya? hm.. kenapa ya? karena tulisan mereka bagus-bagus banget, dan contact yang lain uda pada dapet PR dari yang lain kayaknya.. lagian bukan siapa temennya yang mau dicari, tapi kenikmatan waktu nulis nama-nama mereka dan ngenang apa yang pernah terjadi diantara kita dan sahabat kita.. ya kan? met nulis deh. Wassalam..
Tau CorelDraw kan ya? Pernah denger Adobe illustrator (AI) juga ? dua-duanya software yang ngedukung kita buat bisa desain.. nah, trik desain yang lumayan terkenal dari dua software itu salah satunya nge-trace gambar dari foto biar keliatan kayak kartun. Untuk nge-trace foto emang butuh kesabaran, karena bisa lama banget, ngelakuin trik ini pake AI sampe sekarang saya belum berhasil menerapkan (ya karena ga sabarnya itu, terus ditinggal, ga selesai ^-^ ). Tapi kalau tertarik, bisa ko browsing trik ini di inet, atau cari di majalah desain grafis ( yang saya tau, majalah Concept & Babyboss ) lumayan banyak kok.
Tapi, kali ini saya mau ngasih trik yang simple n gampang aja deh buat bikin kartun dr image. karena trik ini simple, foto yang di trace sebaiknya mengandung cuma sedikit variasi warna dan bentuknya gak rumit. misalnya :
 gam bar b ambu disamping udah di gray scale. jadi cuma sedikit variasi warnanya kan, tapi nanti bisa diwarnain sesuai yg kita pengen kok. (cari gambar : http://www.babycuddles.co.nz/cart/images/uploads/ Bamboo%20single%20cane.gif ).Trik selanjutnya ngegunain Corel aja ya, biar gampang. *karena kalau pake AI sy belum bisa, hehe* . Jangan mikir rumit dulu karena ada 9 langkah. langkah di bawah Insya Allah simple kok :)
Paling pertama baca doa, terus buka program CorelDraw nya ..... 1. import image bambu tadi ke corel ( File > Import > pilih file imagenya ) 2. klik atau pilih image terus di ubah jadi bitmap ( Bitmaps > Convert to bitmap ) 3. background gambar bambunya kan warna put ih, kalau mau diilangin bisa aja, jadi nanti cuma gambar bambunya aja yang t ersisa ( bitmaps > pilih Bitmaps Color Mask > atau klik di icon  , nah di sebelah kanan nanti keluar window Bitmap color mask, disitu kl ik icon yang kayak pipet, arahin kursor ke warna yang mau dipilih pada image *ke background putihnya* lalu klik di background putihnya. di window Bitmap Color mask tadi juga ada pilihan 'Hide color' atau 'Show color', pilih yang 'Hide color'. trus isi Tolerance dengan angka '12', klik tombol 'Apply' ) sebenernya langkah ini bisa di skip, biar rapi aja sih :). 4. imagenya masih tetep dipilih ya, sekarang baru di trace ( Bitmaps > trace bitmap > line art *knapa line art? ini biar warnanya simple, kalau mau lebih detail pilih aja yang High quality image* ) 5. nanti keluar window Power TRACE, sebelah kiri ada pilihan tab 'Option dan Color'. pilih tab Color. 6. nah setelah beberapa detik di trace, nanti muncul warna yang di trace di image. 7. sekarang kamu bisa ganti tiap warna yang ada di image. Klik aja di warna yang mau diganti ( warnanya ada di tab 'Color' tadi ), trus pencet tombol 'Edit', nanti keluar palette color, nah.. tinggal pilih mau diganti pake warna apa. 8. selanjutnya silakan berkreasi milih and madu-maduin warnanya. kalau udah selesai, klik OK. ini salah satu hasilnya : 
9. jangan lupa image asli masih ada di window corelnya, kalau gak keliatan, itu karena dia ketumpuk sama hasil trace-annya.
Demikianlah, semoga bermanfaat...
setahuku, matahari tak ingkar, telah berjanji ia pada timur tuk terbit disana begitu juga hari ini,
yang dulu tergambar di benakmu kan nyata, sebuah prosesi, prosesimu dan dia.. gaun indah sederhana dibawah matahari pagi, jejeran tamu dan keluarga di belakangmu. teman teman seperjuangan yang dulu terlihat kaku, mulai menggembira menggoda kikuk bahagiamu. ah, indahnya senyum itu, tak pernah terlihat hadir sebelum hari ini.
Hm.. lihat, tetes haru menyentuh pipi tua yang duduk tak jauh disampingmu, Sang ibu. Wanita yang sangat kau cintai, kau sayangi tiga kali lipat lebih dari siapapun di dunia ini.. lihat kini ananda, kau membuatnya bahagia. jgn pernah khawatir, kau telah membuatnya bahagia...
Dan akhirnya, ... jabatan tangan itu.... hening indah ini... debar jantung kedua mempelai pun dimulai ...... semua yang hadir menyaksikan dalam damai.... detik-detik itu... Bibirnya brgetar mengucap.. bahwa ia terima nikah Sang bidadari ... bernama siapa binti siapa... dengan mahar sebesar sekian.... ia bayar semuanya tunai... maka semua mengucap sah..... memancar sudah.. ke atas Arsy, janji sakti yang ia ucap itu... menggetarkan penduduk langit. Kini kau Istri, kau Ummi, kau Kekasih.. kau, mempelai wanita.. berjalan menghampirinya, duduk sdikit menjauh, tunduk malu. oh, lihat pipinya bersemu merah, malu sekali ia akan hadirnya Si bahagia, saat melihatnya.. sang mempelai pria.. disampingmu ia menatap indah, wajah bidadarinya... karena ia kini Suami, ia Abi.. Barakallahu laka.. wa barakallahu 'alaika.. wa jama'a bainakuma fii khair..
dan kau tertunduk lagi, lebih tersipu dari yang tadi...
maaf jika nantinya tetes ini tak dapat kutahan.. ini bahagia.. mengharapkan hanya yang terindah yang terjadi padamu, sekarang dan di tiap detik selanjutnya, Selamanya.. dunya wal akhirat...
Untuk kakakku Rizkiana. kapan nih aku jadi tante ??? heheehe..... :)
Indeks Massa Tubuh, bisa jadi cerminan gizi kita yang udah berusia diatas 18 tahun. Nah, kalau mahasiswa atau mahasiswi kan makannya suka senyamannya kantong aja yah.. well,ada baiknya juga kalau mulai kasih perhatian sama kesehatan diri sendiri, status gizi diri sendiri. Berhubung belakangan ini ngerjain tugas yang ada hubungannya sama gizi jadi sdikit terketuk buat sharing gimana teoritisnya ngukur gizi diri sendiri.. hehehe, gampang kok.. 1. ukur berat badan dan tinggi badan. 2. terus baru hitung IMT nya, ini rumusnya : IMT = Berat badan / (Tinggi badan x Tinggi badan) 3. nah, gimana hasil IMT nya? besar IMT bakal nentuin kamu masuk kategori mana : kalau IMTnya kurang dari 17 : berarti kekurangan berat badan tingkat berat atau Kurang Energi Kronis (KEK) berat. kalau antara 17 - 18,4 : berarti kekurangan berat badan tingkat ringan atau KEK ringan. kalau 18,5 - 25 : kamu normal. 25,1 - 27 : gemuk dengan kelebihan berat badan tingkat ringan. lebih dari 27 : gemuk dengan kelebihan berat badan tingkat berat. Termasuk yang mana? kalau masih kurang gizi... konsumsi makanan yang beragam tiap harinya, dan konsumsi makanan yang ngasih energi sesuai dengan kebutuhan kita. Jumlah kebutuhan energi berbeda tergantung pada umur, jenis kelamin, berat badan, dan aktifitas seseorang. Nah, misalnya, laki-laki dewasa (20 – 59 tahun) dengan barat badan 62 kg, tinggi 165 cm dan aktifitas sedang membutuhkan energi kurang lebih 3000 kilo kalori, sedangkan kalo wanita dewasa berat 54 kg tinggi 156 cm dengan aktifitas sedang membutuhkan 2250 kilo kalori. Apabila orang yang sama dengan aktifitas lebih berat, maka kebutuhan bagi laki-laki sebesar 3600 kilo kalori dan wanita 2600 kilo kalori. gimana ngedapetin kalori segitu banyak? ini bisa jadi saran:  oia, sendok nasi diatas itu maksudnya centong nasi lho.. hehe. yah, semoga bermanfaat .... ^_^ Sumber : Pedoman praktis memantau status gizi orang dewasa
when the whole world's spinning and you're standing still count down the number but you can't find zero i feel that emptyness unfulfill.. whether i'm far or near
blinded by those questions 'bout who's right or who's wrong
and the time keep on ticking it won't wait for me it can't stop to say 'you better run, sarah! run!'
start was never easy the end of the tunnel !, you said yes, there's i'm headed easy, i'm headed.. but the light, won't show itself to me.
wait, held my head high. this promise i trust, Bismillah.. it's 'not yet' not yet..
----------------------------------------------------------
puisi ini tentang apa ya?? hehe.
Kata Allah.. ' Aku sesuai dengan prasangkaan hambaKu ' , ' Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan ',
Kata orang-orang, ' ada hikmah di balik semua cobaan ', ' selalu ada dua sudut pandang dalam memandang masalah, positif dan negatif ' , ' you're the one who decide, to lose some or to learn some '.
Yak, memang.. tapi kok kadang susah ya memahami semua hikmah dalam cobaan dan bersyukur. gimana cara mulainya ya? hm... let me help
Pernah suatu kali saya ikut In House Training, pelatihan kecil. Saat kita mau mulai training, infocus mendadak ngadat, (hehe, entah kenapa yang kayak begini2 nih sring banget kejadian ya, kenapa-kenapa saat dibutuhkan). Tapi, saat sang pembicara tau infocus ngadat dia cuma bilang, ' Kenapa? infocusnya gak berfungsi? wah, Alhamdulillah. ya sudah, dibenerin dulu aja ' .Lha, kita bingung, kita yg panitia uda ber-istigfar ria karena tiba-tiba infocus ngadat, tapi beliau malah bilang Alhamdulillah? ngeliat kita yang bingung dengan reaksinya, beliau ngejelasin, ' kenapa saya bilang 'Alhamdulillah' ? itu untuk melatih rasa syukur saya, mengucapkan Alhamdulillah rasanya lebih tenang dan lega dibandingkan dgn kalau saya bilang Astagfirullah'. OOo.. ternyata karena itu.
Memang betul sih, pernah saya coba kayak yang beliau lakuin. Pas ketemu sama kabar buruk atau cobaan, saya coba tarik nafas, dan dalam hati bilang 'Alhamdulillah', .. dan hebatnya, setelah saya bilang Alhamdulillah dalam hati, entah kenapa saya ngerasa otak saya mulai bereaksi dengan mencari kata-kata yang bisa ngiringin 'Alhamdulillah' tadi, otak saya otomatis mulai mencari hal yang baik yang bisa saya syukuri. Hm, itu sih yang saya rasain. Tapi setelah itu, baru bilang istighfar agar rasa sedih atau kecewa yang sempat terlintas semoga menjadi kifarat dosa. Mungkin, kalau cobaannya berat banget, akan butuh waktu yang lama atau Alhamdulillah yang berulang-ulang untuk bisa nyari hikmahnya dibalik semua. Tapi, itulah, pasti ada hikmah, pasti, itu janji. mungkin masih diumpetin aja sama Allah, tapi tinggal tunggu waktu aja. Jadi, ga ada salahnya kita ambil langkah kecil ini di awal, sambil berharap dan berusaha nyari Si hikmah dengan langkah-langkah besar lain, semoga aja ketemu secepetnya.
Tapi, hasilnya bakal berbeda sesuai dengan karakter orang gak ya? Yah, kalau di saya sih Alhamdulillah ngefek.. Semoga bisa ngefek juga di kamu.. :D
Misalnya, kalau sekarang ngenetnya lagi lemot banget. Tenang, bilang dalam hati, Alhamdulillah, kali ini ngenetnya rada lama, bayar warnetnya rada mahal, jadi yang punya warnet dapet nafkah lebih buat keluarganya. Iya gak? hehehe, ^^v maap rada garing. mungkin kamu nemu hikmah yang lebih bagus lagi?
'Ada dua cara saat melihat sekuntum bunga mawar. pertama, bersedih atas duri-duri tajam yang ada di tangkainya. atau, berbahagia atas indahnya kelopak dan harumnya saat kuncupnya merekah.. '
pilih mana? :)
Oleh : Neno Warisman - 'Izinkan Aku Bertutur'
Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya: "Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!" Suamiku menjawab: "Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak lelaki ingin seperti aku." Aku mengangguk. Suamiku kembali bekerja seperti biasa.
Ketika bayi kecilku berulang tahun pertama, aku mengusulkan perayaannya dengan mengkhatamkan Al-Quran di rumah, Lalu kubilang pada suamiku: "Supaya ia menjadi penghafal Kitabullah ya,Yah."
Suamiku menatap padaku seraya pelan berkata: "Oh ya. Ide bagus itu."
Bayi kami itu, kami beri nama Ahmad, mengikuti panggilan Rasulnya. Tidak berapa lama, ia sudah pandai memanggil-manggil kami berdua: Ammaa. Apppaa. Lalu ia menunjuk pada dirinya seraya berkata: Ammat! Maksudnya ia Ahmad. Kami berdua sangat bahagia dengan kehadirannya.
Ahmad tumbuh jadi anak cerdas, persis seperti papanya. Pelajaran matematika sederhana sangat mudah dikuasainya. Ah, papanya memang jago matematika. Ia kebanggaan keluarganya. Sekarang pun sedang S3 di bidang Matematika.
Ketika Ahmad ulang tahun kelima, kami mengundang keluarga. Berdandan rapi kami semua. Tibalah saat Ahmad menjadi bosan dan agak mengesalkan. Tiba-tiba ia minta naik ke punggung papanya. Entah apa yang menyebabkan papanya begitu berang, mungkin menganggap Ahmad sudah sekolah, sudah terlalu besar untuk main kuda-kudaan, atau lantaran banyak tamu dan ia kelelahan.
Badan Ahmad terhempas ditolak papanya, wajahnya merah, tangisnya pecah, Muhammad terluka hatinya di hari ulang tahunnya kelima. Sejak hari itu, Ahmad jadi pendiam. Murung ke sekolah, menyendiri di rumah. Ia tak lagi suka bertanya, dan ia menjadi amat mudah marah.
Aku coba mendekati suamiku, dan menyampaikan alasanku. Ia sedang menyelesaikan papernya dan tak mau diganggu oleh urusan seremeh itu, katanya.
Tahun demi tahun berlalu. Tak terasa Ahmad telah selesai S1. Pemuda gagah, pandai dan pendiam telah membawakan aku seorang mantu dan seorang cucu. Ketika lahir, cucuku itu, istrinya berseru sambil tertawa-tawa lucu: "Subhanallah! Kulitnya gelap, Mas, persis seperti kulitmu!"
Ahmad menoleh dengan kaku, tampak ia tersinggung dan merasa malu. "Salahmu. Kamu yang ingin sendiri, kan. Kalau lelaki ingin seperti aku!". Di tanganku, terajut ruang dan waktu. Terasa ada yang pedih di hatiku. Ada yang mencemaskan aku. Cucuku pulang ke rumah, bulan berlalu.
Kami, nenek dan kakeknya, datang bertamu. Ahmad kecil sedang digendong ayahnya. Menangis ia. Tiba-tiba Ahmad anakku menyergah sambil berteriak menghentak, "Ah, gimana sih, kok nggak dikasih pampers anak ini!" Dengan kasar disorongkannya bayi mungil itu.
Suamiku membaca korannya, tak tergerak oleh suasana. Ahmad, papa bayi ini, segera membersihkan dirinya di kamar mandi.
Aku, wanita tua, ruang dan waktu kurajut dalam pedih duka seorang istri dan seorang ibu. Aku tak sanggup lagi menahan gelora di dada ini.Pecahlah tangisku serasa sudah berabad aku menyimpannya. Aku rebut koran di tangan suamiku dan kukatakan padanya: "Dulu kau hempaskan Ahmad di lantai itu! Ulang tahun ke lima, kau ingat? Kau tolak ia merangkak di punggungmu! Dan ketika aku minta kau perbaiki, kau bilang kau sibuk sekali. Kau dengar? Kau dengar anakmu tadi? Dia tidak suka dipipisi. Dia asing dengan anaknya sendiri!"
Allahumma Shali ala Muhammad. Allahumma Shalli alaihi wassalaam.
Aku ingin anakku menirumu, wahai Nabi. Engkau membopong cucu-cucumu di punggungmu, engkau bermain berkejaran dengan mereka Engkau bahkan menengok seorang anak yang burung peliharaannya mati. Dan engkau pula yang berkata ketika seorang ibu merenggut bayinya dari gendonganmu, "Bekas najis ini bisa kuseka, tetapi apakah kau bisa menggantikan saraf halus yang putus di kepalanya?"
Aku memandang suamiku yang terpaku. Aku memandang anakku yang tegak diam bagai karang tajam. Kupandangi keduanya, berlinangan air mata. Aku tak boleh berputus asa dari Rahmat-Mu, ya Allah, bukankah begitu?
Lalu kuambil tangan suamiku, meski kaku, kubimbing ia mendekat kepada Ahmad. Kubawa tangannya menyisir kepala anaknya, yang berpuluh tahun tak merasakan sentuhan tangan seorang ayah yang didamba.
Dada Ahmad berguncang menerima belaian. Kukatakan di hadapan mereka berdua, "Lakukanlah ini, permintaan seorang yang akan dijemput ajal yang tak mampu mewariskan apa-apa: kecuali Cinta. Lakukanlah, demi setiap anak lelaki yang akan lahir dan menurunkan keturunan demi keturunan. Lakukanlah, untuk sebuah perubahan besar di rumah tangga kita! Juga di permukaan dunia.
Tak akan pernah ada perdamaian selama anak laki-laki tak diajarkan rasa kasih dan sayang, ucapan kemesraan, sentuhan dan belaian, bukan hanya pelajaran untuk menjadi jantan seperti yang kalian pahami. Kegagahan tanpa perasaan.
Dua laki-laki dewasa mengambang air di mata mereka. Dua laki-laki dewasa dan seorang wanita tua terpaku di tempatnya. Memang tak mudah untuk berubah. Tapi harus dimulai. Aku serahkan bayi Ahmad ke pelukan suamiku. Aku bilang: "Tak ada kata terlambat untuk mulai, Sayang."
Dua laki-laki dewasa itu kini belajar kembali. Menggendong bersama, bergantian menggantikan popoknya, pura-pura merancang hari depan si bayi. Kini tawa mereka memenuhi rongga dadaku yang sesak oleh bahagia, syukur pada-Mu Ya Allah! Engkaulah penolong satu-satunya ketika semua jalan tampak buntu. Engkaulah cahaya di ujung keputusasaanku.
Tiga laki-laki dalam hidupku aku titipkan mereka di tangan-Mu. Kelak, jika aku boleh bertemu dengannya, Nabiku, aku ingin sekali berkata: Ya, Nabi. aku telah mencoba sepenuh daya tenaga untuk mengajak mereka semua menirumu!
Amin, alhamdulillah
------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Dapat tulisan ini dari milis. Maaf cuma bisa copas tulisan orang, soalnya bagus banget tulisannya... :) Semoga bermanfaat dan dapat dijadikan bekal atau pengingat saat khilaf.. Aamin
Subhanallah, sungguh.. Allah takkan membiarkan hambaNya bersedih, seburuk dan seterpuruk apapun ia, Allah selalu menemukan dan memperlihatkan cara membahagiakannya. Terlebih lagi bagi hambaNya yang terus berbaik sangka.
Beberapa hari terakhir sempat dirinya tertunduk menyadari kekurangan dan kekhilafannya keburukan dan kesalahannya.. Hatinya terkadang sedih, tidak yakin karena ketidakberdayaan diri. Ia sangka dirinya belum berbuat apa-apa, belum memiliki apa-apa, segala yang mungkin pernah ia usahakan sia-sia.
Ahh, menoleh ia, memandangi sekitar.. begitu banyak manusia mempesona, shalih dan shalihah, berprestasi, berdedikasi. Memandang mereka bagai tercermin sudah syurga, teduh dan tenang. Alangkah, oh, alangkah inginnya ia dapat disamakan.. namun ia tau dirinya berbeda. Dirinya mau berteman dengan siapa saja, berbagi dengan siapa saja, mendengar keluh siapa saja. Tak tega ia meninggalkan yang kiri maupun yang kanan, yang putih maupun yang hitam. Maka ia mencoba menjadi dirinya diantara dua suasana. Ia mungkin kau lihat abu-abu, tidak hitam tidak putih.. dirinya tertunduk sedih. " dan tidak ada yang menyukai abu-abu, maka tidak ada yang menyukaiku .."
Namun Allah Maha Penyayang, didatangkan dari seberang pulau ia tinggal.. jauh sekali belum pernah terbayangkan. Seorang teman yang tak segan bercerita, tak segan ia mendengar, tentang hidup yang kian berat, tak dapat dibandingkan dengan hidupnya. Namun ia tetap setia disana Memberi saran ringan.. Ternyata itu sesuatu,
Aah, bahagianya, tak terkira bahagianya.. kini ia tersenyum, melihat temannya menjemput bahagia, tak kepalang ia berbahagia..
dari sedikit yang bisa ia beri.. menjelma banyak bagi orang lain.
Ia bahagia.. " Teman, apalah arti tunduk sedihku, tahukah kau dirimu adalah sesuatu, semoga Dia selaaalu melindungiMu "
Kini ia menengadah ke atas langit, tak lagi ia pungguk, tak lagi ia bersedih Allah teramat sayang padanya. Teramat sayang pada temannya Ah, teramat sayang ia padaNya.
huehue.. dapat dari file sharing kampus. ini buat seseruan aja yah... soalnya memang skrg saya lagi butuh hiburan eh, kebetulan nemu ini ------------------------------------------------ Suatu waktu di sebuah cafe, masuklah seorang lelaki berpakaian perlente dan memesan minuman. Sang bartender yang melihat penampilan keren lelaki tersebut, tertarik dan bertanya: "Apa pekerjaan bapak?" "Saya seorang konsultan manajemen!" jawab lelaki tersebut. "Wah Anda hebat. Tapi saya belum jelas, sebenarnya apa sih yang dikerjakan oleh seorang konsultan itu?" tanya bartender. "Oh, pada prinsipnya konsultan itu adalah seorang logic thinker". Si bartender bingung dan bertanya lebih lanjut, "Apa yang bisa dilakukan oleh logic thinker?" "Wah susah menerangkannya, soalnya memang bukan pekerjaan yang lazim, tapi saya akan kasih Anda contoh praktis saja biar jelas. Sekarang anggap saja saya konsultan Anda, oke?" "Oke," jawab bartender. "Begini, pertama-tama saya perlu bertanya dulu, apakah Anda punya akuarium?" tanya kon- sultan. "Ya, saya punya akuarium besar sekali di rumah." "Nah kalau Anda punya akuarium, logisnya Anda punya ikan kan?" "Jelas. Saya punya berbagai jenis ikan." "Kalau Anda punya ikan, logikanya Anda itu sayang binatang." "Benar sekali, saya sangat sayang pada binatang" "Kalo pada binatang aja Anda sayang, apalagi pada anak Anda!! Anda pasti sangat menyaya- ngi anak Anda." "Betul sekali (kegirangan, nyengir kagum), saya mencintai anak saya lebih dari ikan." "Nah logisnya, jika punya anak pasti punya istri," lanjut konsultan. "Anda kok tahu? saya memang punya istri yang cantik jelita." "Tentu saja saya tahu, itu semua logis saja. Nah sekarang kesimpulannya,jika Anda punya istri dan anak, berarti Anda tidak impoten!!! Betul?" "Seratus persen betul, saya tidak impoten." "Nah begitulah kira-kira logic thinker itu." "Ooo, jadi begitu to? Saya mengerti sekarang," kata bartender takjub sambil manggut2. Lelaki berprofesi konsultan tersebut akhirnya pergi. Sesaat kemudian datanglah teman si bartender dan bertanya, "Kamu tadi kok asyik sekali,ngobrol apa sih?" "Tadi itu seorang konsultan. Saya diajari pekerjaan konsultan sebagai logic thinker." "Apa itu logic thinker," tanya si teman. "Wah, susah menjelaskannya, soalnya bukan pekerjaan yang lazim sih. Saya berikan contoh prakteknya saja ya (lagaknya kumat). Begini lho, pertama-tama saya perlu bertanya dahulu, kamu punya akuarium nggak?" "Wah, nggak punya tuh?" "OOO... kalau begitu, kesimpulannya berarti kamu IMPOTEN!!!" "Haaaaaahhhhhh.... Hwaarrrakadah bbbrrpppffghh... ??? @!#^$%@&#$&!(@#*!!!!!!!!" ---------------------------------------
hati-hati dalam mengambil kesimpulan ya..
Beberapa hari lalu saya seminar TA. ada satu hal yang masih ngeganjel sampe sekarang. waktu saya seminar.. hampir satu jam saya ditanya2in sama penguji :'(. Dan pas di akhir seminar, pembimbing saya bilang, 'sebenernya semua ada di proposal, tapi mungkin kamu ngejelasinnya aja kurang'. *menohok betul*. Saya sadar, masalahnya ada di penyampaian,di komunikasi.. yang bisa selesai cepet malah lama. Mungkin ini tergolong 'wajar' karena kondisinya serius, ngejelasinnya sama orang yang ilmunya lebih tinggi, lebih tua, dan wawasannya lebih luas.. tapi kan masi satu bahasa, seharusnya saya bisa ya? :(
Tapi kadang saat diskusi tugas, apa yang saya jelasin udah berkali-kali, trus ditegasin lg pake isyarat tangan segala, diinterpretasiinnya masih beda-beda. Malah kadang ga ngerti sama sekali. Padahal kan seumuran, udah akrab, suasana tidak serius dan satu bahasa.
Beda lagi kalau ngehadepin anak kecil, komunikasi ngaruh banget nih. Pernah nonton Nanny 911 di Metro TV? If you want to communicate with children,you must go down to their level. Berarti butuh ‘penyamaan frekuensi’, masukin jalan fikiran mereka. Anak-anak kecil yang ‘lincah’ banget itu bisa ditenangin dengan ngobrol, di nada rendah & tenang (karena memang disini letak frekuensi anak-anak tadi ). Gak teriak2, mukul2 atau jenis hukuman fisik lainnya.
Gimana kalau di dunia kerja nanti ketemu ma orang yang uda beda bahasa, karakter, pemikiran, atau tradisi?
Selama ini saya percaya, Insya Allah, sebagian besar masalah dapat diselesaikan kalau saya mau berkomunikasi sama orang yg bersangkutan. Gak harus masalah besar,masalah sepele pun begitu.
Tapi sulit,
Memang sulit, Nabi Musa a.s pun, seorang manusia pilihan, sebelum berhadapan dengan Fir’aun berdoa terlebih dahulu agar kekakuan diangkat dari lidahnya. Apalagi kita yang manusia biasa, masalah komunikasi pasti pernah ngerasain, dari yang sepele ampe besar. dari dulu ampe sekarang. Gak cuma ngobrol langsung, komunikasi pake tulisan pun kadang sulit, ya ga?
Tapi …Si Masalah pasti dateng bareng Si Solusi. Ga mgkn sendirian.. Dan dari buku yang saya baca,nanya2 ma orang, saya nemu masalah saya, dan ada yang bisa dilakukan.
1. Berdoa.. [heehe,kalo ini uda paling sering] 2. Ngerti dulu apa yang mau diomongin atau dijelasin. Jangan ngarang atau ngeles. [memang sih pas seminar kemaren ada bahasan yg saya belum terlalu nguasain, tapi saya ga ngarang kok v^-^] 3. Intonasi, ini nentuin tingkat keyakinan kamu dengan yg kamu sampaiin, dan kondisi emosi kamu. [waktu seminar, kadang intonasi saya gak yakin] 4. Pengucapan tiap kata harus jelas. Don’t gibberishing !!,haha.. [kalo intonasi uda gak yakin,kadang2 kata yang dimaksud gak keluar, kecepatan detak jantung juga ngaruh nih,hihi] 5. Ulang penjelasan minimal 3x … kalo ini sunnah Rasul.. [wah..waktu itu saya emang cuma ngomong sekali,jarang diulang, biar cepet selesai :D ] 6. Pake bahasa yang dimengerti, sesuai dengan kemampuan dan level kedua pihak. Iya juga ya.. Sering kayaknya kita sulit nyari kata2 yang paling dasar, dan akhirnya berakhir dengan dipilihnya bahasa istilah atau bahasa yang ‘tinggi’ yang harusnya bisa diterjemahin lagi,, karena males nyari kata lain atau males panjang2 ngejelasin, atau bahkan biar terlihat ‘pintar’ atau canggih ??? Astagfirullah.. jangan sampe kalo yg terakhir.
Standar y? Memang.. yg sulit itu masih mungkin. cuma blum dilakuin  Kalo ada yang mau nambahin solusi lain sok ajah.. masukan buat saya, semoga Sidang nanti bisa lancar. aamiin
Pagi td, tmen nelpon, yang singkatnya bilang kalo hasil ngamen kmaren blm cukup buat modal Business Fair (Bazaar di kampus).. Akhirnya, plan B dijalankan.. kita bakal jualan cireng di Jl.Riau.. Nah, disitu kita ternyata kbagian parkir di jalan antara ’Puncak’ dan ’Warisan’. Setelah izin ma ’preman’nya, tukang parkirnya, Maka, cireng isi pun digelar. :D
Di blakang mobil kita ternyata ada yg jualan juga, mahasiswa juga.. saat-saat nunggu pembeli, saya smpet ngobrol ma beliau.. Terrnyataa,, udah jualan pk mobil d daerah situ skitar 4 bulanan.. wah, udah ’megang’ kayaknya :P, Setelah nanya ”wa Mas, sampingan kerja ya Mas?”, (melihat dari mukanya yg nampak mm..’dewasa’ ? ) ”oh ngga.. jualan gini klo lagi ga jadwal kuliah aja ko.. ” Beliau mnjawab dgn senyum, hmm.. satu lagi mahasiswa yang ber-’usaha’..  ternyata beliau itu angkatan 2002, jurusan Manajemen, kebetulan, baru mulai nyusun skripsi.. waduh, 7 tahun dunk kuliahnya.. TAPI, dia lama kuliah bukan karena wiraswastanya, tapi karena dia emang males masuk, dan itu juga bukan karena wiraswastanya, tapi karena dr smester 3 beliau di diskriminasikan (o,masi ada ya mahasiswa di diskriminasi?), waktu-waktu kuliahnya tuh mepet-mepet betul ma waktu ibadahnya. kl tlat krn ibadah, ga bole masuk, hari jumat jam 11, selalu ada kuliah, karena itu dia males bgt kuliah (wah kalo saya mah uda pindah aja tuh... ). Tapi dia masih beruntung, masi bisa kuliah, sampe 7 tahun pula, karena stengah dr angkatan beliau udah di-DO karena syarat SKS-nya kurang, stengah-nya angkatan lho... itu kan banyak !!, ada juga angkatan yg udah di-DO 80 orang. Hm... Parah. Meennariknyaaa... beliau terdampar di univ situ karena satu alasan, Dia bertanya, ” emg mba’ dr univ mana?” sambil mengelap bagian mobil yang saya perhatikan udah beliau lap 3 kali dr awal kita ngobrol. Hehe. Dgn datarnya saya jawab ... ”STT Telkom” dgn fikiran beliau pasti g tau ni sekolah. Ternyata, ” oo, saya udah tes dua kali tuh mau masuk T.Industri STT tapi gak lolos2...”, Oh yaaa????? (kata hati saya) ” malah uda ngebela-belain nunggu staun gak tes dimana2 buat tes masuk ke-2 kali nya, tapi gak lolos juga, y udahlah nyerah, tesnya lbih susah dr SPMB ” (ironis.beda ama saya yg ga kterima SPMB sama sekali,masuk STT krn ga ada pilihan lain,hehe) Aduh Masss.... coba mas nyoba skali lagi, siapa tau bisa masuk,, kan mungkin Mas ga ampe 7 tahun gt kuliahnya karena di STT Mas bisa bebbbbbaaas ibadah kapan aja, tanpa mengurangi jatah SKS Mas, atau minimalnya tanpa mengurangi absen, bs sambil wiraswasta juga lagi.... *hehehehe, tp saya juga ga mgkn ngomong gini lah ma dia,pgn dijitak??!* Ya uda, g usa lah ber-’coba-coba’, mgkn mmg itu jalan yg terbaik buat si e’Mas dr Allah. Yah, hikmahnya, dr kasus si Mas bikin saya tambah bersyukur walau ga dpt SPMB, jd bs kuliah di STT Telkom, mau ngurangin bolos ah, kan mumpung bs masuk kuliah walau telat,paling Cuma disuru nyanyi,ga ampe disuru brhenti sholat,, insyaallah bisa bikin Masnya dpt pahala juga krn menginspirasi saya u/ lbh bersyukur lg.. aamin.
Eh, ada satu kjadian menarik.. Di saat-saat kita uda mau tutup bagasi.. dari sebelah kanan saya, ” m, cireng apa ni?” Weits, pembeli,dan kalo ga salah.. td dia nanya pake bhs Malay, tp saya masi ga yakin.. saya dkk jawab tinggal rasa kacang ma oncom. Kjadian slanjutnya bikin saya yakin klo ni ibu bneran dr Malaysia!! Krn dia lgsg nyeletuk dgn kalimat yg krg sy ngrti krn ga ada di film Upin&Ipin, yang kira2 artinya ’ah, gapapalah.. yang ada aja’... dan dia nanya oncom itu apaan (nah klo ini dia nanya pk Malay saya masi ngerti) wah, beneran Malaysia! Jarang org Indonesia kaga tau oncom.. dan akhirnya smua cireng abis juga, slanjutnya tu ibu ngobrol2 ma kita2, dgn pngetahuan bhs Malay kita yg terbatas cuma dr Upin&Ipin, kyknya kita nyambung2 aja, slama tu ibu bayarnya lunas, saya anggap pembicaraan nyambung lah.. Tp saya khawatir nih, takut org Malaysia pd naksir Cireng, trus ntar dipatenin. :D
Dapet dari milis SMA, terinspirasi juga sama temen yang uda ngepost sebelumnya ttg fakta2 menarik yg mungkin gak kepikiran atau banyak yang belum tahu.. yah,boleh lah sbagai hiburan n info tambahan, :)
1. Cocacola dulu berwarna hijau. 2. Nama yang paling umum digunakan di dunia adalah Mohammed. 3. Dalam bahasa inggris, semua nama benua diawali dan diakhiri dengan huruf vokal yang sama. 4. Otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah. 5. Setiap orang di USA punya 2 kartu kredit ! 6. TYPEWRITER adalah kata terpanjang yang dapat diketik dalam satu baris tuts keyboard anda. 7. Perempuan ngedip dua kali lebih banyak dari pada laki-laki. 8. Menahan nafas tidak akan membuatmu mati. 9. Setiap manusia tidak dapat menjilat siku tangannya sendiri. 10. Ada orang yg mengucapkan doa setiap kali ada yang bersin karena memang setiap kali kau bersin, jantungmu berhenti satu mili-detik. 11. Secara fisik, setiap babi tidak bisa melihat ke langit. 12. Ucapkan sixth sick sheiks sixth sheeps sick beberapa kali. Nanti anda akan mahir berbahasa inggris ! 13. Bersin terlalu keras dapat mematahkan tulang iga, memutuskan pembuluh darah di kepala atau leher dan mengakibatkan kematian. 14. Setiap raja dalam kartu remi melambangkan raja-raja besar jaman dahulu kala: Raja sekop - Raja Daud Raja kriting - Alexander Agung Raja hati - Raja Charlemagne Raja wajik - Julius Caesar 15. 111,111,111 x 111,111,111 = 12,345,678,987, 654,321 16. Kalau ada patung orang naik kuda dan dua kaki depan kuda itu naik di udara, itu tandanya orang itu mati dalam perang. 17. Kalau kaki kudanya cuma satu yang diangkat berarti orang itu cuma terluka dalam perang. 18. Kalau semua kaki kudanya menjejak tanah, berarti orang itu meninggal karena sakit. 19. Apa persamaan rompi anti peluru, printer laser, tangga darurat dan wiper mobil? Jawabannya : semua ditemukan oleh perempuan ! Ha ! 20. Satu-satunya makanan yang tidak bisa busuk? Jawaban : madu. 21. Buaya nggak bisa melet lidah. 22. Siput bisa tidur selama 3 tahun. 23. Semua beruang kutub KIDAL! 24. American Airlines menghemat $40,000 tahun 1987 dengan cara mengurangi 1 buah olive dari setiap piring salad yang mereka sajikan untuk penumpang kelas 1. 25. Indera perasa kupu-kupu ada di kaki. 26. Gajah adalah satu-satunya hewan yang tidak bisa lompat. 27. Selama 4000 tahun belakangan ini, jenis hewan yang dipelihara di rumah cuma itu-itu saja. 28. Rata-rata manusia lebih takut pada laba-laba daripada kematian. 29. Shakespeare menemukan kata : “Assassination” dan “bump”. 30. Dengan menggunakan cara mengetik 10 jari, STEWARDESSES adalah kata terpanjang yang bisa diketik hanya dengan jari-jari tangan kiri. 31. Semut selalu jatuh ke kanan setiap kali disemprot cairan anti hama. 32. Kursi listrik ditemukan oleh seorang dokter gigi. 33. Jantung manusia dapat menyemprotkan darah sejauh 30 kaki. 34. Dalam 18 bulan, 2 ekor tikus bisa punya lebih dari sejuta anak tikus! 35. Memakai headphone selama satu jam dapat menstimulasi perkembangan bakteri dalam telinga sebanyak 700 kali lipat! 36. Pemantik ditemukan sebelum korek api. 37. Setiap lipstik mengandung sisik ikan. 38. Seperti sidik jari, lidah manusia pun mempunyai kontur yang berbeda-beda. 39. 99% orang yang membaca tulisan ini mencoba mengalikan fakta no. 15. 40. Dan akhirnya, 99% orang yang baca tulisan ini pasti mencoba menjilat siku tangannya.
 | Free | Feb 25, '08 7:33 AM for everyone |
What goes through your mind? As you sit there looking at me Well I can tell from your looks That you think I’m so oppressed But I don’t need for you to liberate me My head is not bare And you can’t see my covered hair So you sit there and you stare And you judge me with your glare You’re sure I’m in despair But are you not aware Under this scarf that I wear I have feelings, and I do care So don’t you see? That I’m truly free This piece of scarf on me I wear so proudly To preserve my dignity... My modesty My integrity So don’t judge me Open your eyes and see... “Why can’t you just accept me?” she says “Why can’t I just be me?” she says Time and time again You speak of democracy Yet you rob me of my liberty All I want is equality Why can’t you just let me be free? For you I sing this song My sister, may you always be strong From you I’ve learnt so much How you suffer so much Yet you forgive those who laugh at you You walk with no fear Through the insults you hear Your wish so sincere That they’d understand you But before you walk away This time you turn and say: But don’t you see? That I’m truly free This piece of scarf on me I wear so proudly To preserve my dignity My modesty My integrity So let me be She says with a smile I’m the one who’s free 'Sami Yusuf - Free' .. lagu yang bagus..
Di hamparan gurun yang seragam janganlah lagi menjadi butiran pasir Sekalipun nyaman engkau di tengah impitan sesamamu, takkan ada yang tahu jika kau melayang hilang.
Di lingkungan gurun yang serba serupa, untuk apalagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, kau tersebar diman-mana. Tak ada yang menangis rindu jika kau mati layu.
Di lansekap gurun yang mahaluas, sebaiknya tidak menjadi oase Sekalipun rasanya kau sendiri, Burung yang tinggi akan melihat kembaranmu disana-sini.
Di tengah gurun yang tertebak, jadilah salju yang abadi. Embun pagi takkan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah dan kaktus terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak dua inci.
Dan setiap gurun akan terinspirasi karena kau berani beku dalam neraka, kau berani putih meski sendiri. Karena kau.. berbeda
.DEE. 'Filosopi Kopi'
sekali lagi...
hanya dapat menenggelamkanku jauh dalam kerendahan menatap diri sendiri.
sekali lagi...
kutemukan bintang terang di langit luas.
luas.. sedang ku jauh dijarak berjuta cahaya dan masih kutemukan terangnya.
semua yang berbinar ada disana. ---
Sungguh besar kuasa-Mu. Ciptaan-Mu mampu mempesonaku.
bukan dari lapisan yang terakhir Kau cipta,
tapi dari apa yang pertama berdetak dalam ruhnya.
--- "Bersabarlah akan ketetapan-Ku, sesungguhnya Kami menyaksikanmu "
dan ku bersabar.
 | Is it ?? | Aug 28, '07 3:35 AM for everyone |
Abis baca blog temen gw.dia uda nonton number 23. filmnya dibintangin Jim Carrey.gw jg udah si uda rada lama. dan ga mikir apa2 abis nonton film itu.critanya ttg org yg nyadar klo segala2nya dlm hidup dia tuh ada hubungannya ma 1 nomor, nomor 23.nah tmen gw ini, trnyata stlah diitung2, itung2an namanya selalu berujung dengan angka 7. tmennya yg lain jg. tp beda nomer.akhirnya gw penasarangimana dengan gw?hmm... Syarach Meirizka.setelah diitung2 pake 4 cara yg berbeda kyk tmen gw...tebak berapa !!23.haha. *garing ni ketawanya*ga tau harus kagum, lucu atau takut. hehehehe.ada yg mau ajakin gw maen film kyk Jim Carrey ??
Roda berputar lagi, kali ini, di daerah asal gw, jakarta. 8 agustus lalu, org2 jkt memilih pemimpinnya.
pilkada skrg bikin gw takjub, mgkn gw ngeliat bbrp hal yg menurut gw nunjukin the true power.
Pertama, kandidat no.1 didukung hanya oleh 1 partai. kandidat no.2 didukung oleh 20 partai lain. Diliat dr itung2an awam aja, 1 partai pasti ngebawa massa, apalagi 20 partai,kmgnkinan 20 kalinya.. Tapi ternyata.. beda tipis. yap tipis.. dr berbagai quick count rata2 perbandingan suaranya 4:5. Belum lagi dr data, ada sebesar lebih dari 50% suara PAN (klo ga salah 53%) milih kandidat no.1, namun dr PKS cuma ada 10% lebih (kalo gak salah 12 %) yg milih kandidat no.2.
Menariknya, kandidat no.2 menang di segala aspek masyarakat kecuali rekan-rekan terpelajar dan pengangguran. dr sini keliatan, rekan terpelajar gak mungkin kena sama publikasi yg berkonsep pembodohan masyarakat dunk?, jd gw rasa kandidat no.1 gak menggunakan cara itu.cukup melegakan, dan sudah cukup menunjukan 'sesuatu'.
Ngerinya, kandidat yg menang didukung byk partai, takutnya saat dia duduk 'diatas' sana byk yg minta 'balikan'nya.. yah.. kita doain aja pak gubernur kuat..dan inget Tuhan. Alhamdulillah, mgkn karena massa partai pendukung kandidat yang kalah adalah partai yg bersih dan peduli, jadi gak ada kerusuhan yang 'meng-follow-up-i' kekalahan tersebut. jelas, pilkada kali ini damai.
oke, positifnya, dapat disimpulkan, masyarakat jakarta mulai memilih pemimpinnya dari kepribadian individu calon, bukan dari partai apa yg dukung sang kandidat. baguslah.
Nyang gw pgn saranin buat para golputers. come on! lo gak mau kan org lain milihin baju yg mau lo pake, atau milihin sepatu lo, atau milihin musik yg mau lo denger?? so, knapa lo mau org lain milihin pemimpin lo sendiri???
Well, kita liat aja 5 tahun ke depan.. sudahkah Allah menghendaki Jakarta untuk lebih baik lagi?
| |